EkonomiInternasional

Apa Itu Perang Dagang Amerika Serikat vs China? Berikut Penjelasannya

448
×

Apa Itu Perang Dagang Amerika Serikat vs China? Berikut Penjelasannya

Share this article
Ilustrasi Perang Dagang Amerika Serikat - China
Ilustrasi Perang Dagang Amerika Serikat - China

G24NEWS.TV, JAKARTA — Apa itu perang dagang? Perang dagang adalah ketegangan antara dua belah pihak seperti negara dalam bidang ekonomi. Perang dagang identik dengan konflik ekonomi, utamanya dalam pemberlakukan kebijakan pembatasan impor yang melibatkan dua negara.

Dua negara yang kerap terlibat perang dagang atau trade war adalah Amerika Serikat dan China. Dua negara dengan tingkat perekonomian terbesar itu mulai terlibat dalam ketegangan ekonomi sejak 2018.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan China terjadi sebagai bentuk mempertahankan dominasi kekuatan ekonomi dunia. Namun, perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan China berdampak pada perekonomian global.

Perekonomian global dan perang dagang (Foto by: Kementerian Perekonomian RI)
Perekonomian global dan perang dagang (Foto by: Kementerian Perekonomian RI)

Penerapan Tarif Impor 

Perang dagang antara Amerika Serikat dan China bermula dari masalah kekayaan intelektual dan pemaksaan transfer teknologi. Amerika Serikat menuduh China mencuri teknologi dan rahasia perdagangan Amerika Serikat, sedangkan China membantah tudingan tersebut.

Baca Juga  Harga Pupuk Tinggi Petani Sawit Tak Kebagian Untung, Ini Sikap Partai Golkar

Pada 2018, Amerika Serikat mulai memberlakukan tarif impor produk-produk China. Donald Trump yang saat itu menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45 memutuskan untuk memberlakukan tarif impor pada produk-produk China yang dianggap merugikan Amerika Serikat. Penerapan tarif kepada produk-produk impor dari China itu bernilai USD 50 Miliar.

Pada 23 Maret 2018, China menanggapi kebijakan tersebut dengan memberlakukan tarif impor pada 120 produk Amerika Serikat yang efektif mulai 1 Juli 2018. Penerapan tarif impor tersebut adalah upaya meningkatkan neraca perdagangan dua negara adidaya.

Baca Juga  Peluang Resesi di Indonesia Hanya 3%, tapi Tetap Harus Waspada Kondisi Global 

Dedolarisasi

Mata uang Dolar Amerika Serikat (Foto: Pixabay)
Mata uang Dolar Amerika Serikat (Foto: Pixabay)

Perang dagang antara Amerika Serikat dan China terus berlanjut. China berupaya memperkuat ekonomi dengan kebijakan dedolarisasi yang merupakan proses mengurangi penggunaan Dolar AS dalam perdagangan dan keuangan internasional. Kebijakan itu diambil China dalam rangka mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap Amerika Serikat.

Dedolarisasi dianggap sebagai senjata bagi negara yang jenuh dengan hegemoni Amerika Serikat dalam perekonomian global.

Kebijakan yang diinisiasi China itu dinilai dapat melumpuhkan perekonomian Amerika Serikat dan menekan hegemoni negara itu dalam perekonomian global.

Saat ini, negara-negara di dunia perlu mengamati dampak dari perang dagang. Hal itu dikarenakan perekonomian global juga ditentukan oleh kondisi Amerika Serikat dan China.

 

banner 325x300