Politik

Aksa Mahmud dan Aburizal Bakrie Bertemu Dua Kali di Amerika, Bahas Bisnis sampai Situasi Bangsa

281
×

Aksa Mahmud dan Aburizal Bakrie Bertemu Dua Kali di Amerika, Bahas Bisnis sampai Situasi Bangsa

Share this article
Pertemuan Aksa Mahmud dan Aburizal Bakrie di Los Angeles, Amerika Serikat
Pertemuan Aksa Mahmud dan Aburizal Bakrie di Los Angeles, Amerika Serikat (Foto by: Tribun)

G24NEWS.TV, JAKARTA — Beberapa waktu lalu dua tokoh penting Aksa Mahmud dan Aburizal Bakrie bertemu Los Angeles, Amerika Serikat membahas banyak hal mulai dari bisnis sampai situasi bangsa dan negara.

Dilansir dari TribunNews, pertemuan dua tokoh pebisnis sekaligus politisi ini terjadi dua kali. Pertemuan pertama terjadi saat Aksa Mahmud mendatangi kediaman Aburizal Bakrie. Keduanya membahas bisnis dan bernostalgia tentang Kadin Indonesia dan Hipmi di pertemuan pertama, Senin (24/7).

“Kalau pada pertemuan pertama kita lebih banyak membahas bisnis,” ungkap Tokoh Sulsel itu.

Baca Juga  Sarmuji: Perekonomian Masyarakat Prioritas Golkar

Pasca pertemuan pertama, Aburizal Bakrie mengaku mendapat banyak inspirasi dari Aksa Mahmud. Akhirnya Aburizal Bakrie memutuskan mendatangi kediaman tokoh pebisnis dari Sulsel itu.

Tokoh Sulsel itu mengungkapkan kediamannya dan Aburizal Bakrie di Los Angeles berjarak 100 kilometer.

Sementara pada pertemuan kedua, Aksa Mahmud dan Aburizal Bakrie mendiskusikan situasi bangsa dan negara, termasuk kondisi Partai Golkar. Pertemuan kedua berlangsung pada Kamis, (27/) waktu setempat di kediaman Aksa Mahmud di Los Angeles.

Baca Juga  Golkar dan PKB Raih Suara Tertinggi Sementara di Aceh

“Pertemuan kedua ini kita lebih banyak mendiskusikan situasi bangsa dan negara, termasuk kondisi yang dialami Partai Golkar,” lanjut Aksa Mahmud.

Tokoh Sulsel yang berkiprah di Kadin itu memberi saran pada Aburizal Bakrie mengenai situasi Partai Golkar.

“Selamatkan rumahnya dulu jangan sampai terbakar,” ujar Aksa Mahmud.

Sesuai pengalaman menghadapi situasi serta berdasar pada diskusi dengan Aksa Mahmud, Aburizal Bakrie meminta Airlangga Hartarto tidak ngotot.

banner 325x300