Politik

Airlangga Targetkan Target 20 Persen Kursi Legislator

37
×

Airlangga Targetkan Target 20 Persen Kursi Legislator

Share this article
Airlangga Targetkan Target 20 Persen Kursi Legislator
Airlangga Targetkan Target 20 Persen Kursi Legislator

G24NEWS.TV, JAKARTA –  Ketum Golkar Airlangga Hartarto menargetkan meraih 20 persen kursi legislator di tingkat nasional, karena itu dia meminta kader untuk meningkatkan dukungannya.

Hal itu disampaikan dalam kunjungannya ke Praya, Lombok Tengah.

Ia juga berharap NTB mendapatkan peningkatan suara dan memperoleh dua kursi legislator, masing-masing satu kursi di dua dapil. Untuk DPRD provinsi, targetnya adalah kenaikan 80 persen.

Selain itu, ia mendorong seluruh calon legislatif Golkar untuk terus mensosialisasikan partai dan bekerja sama dengan tim kampanye Prabowo-Gibran.

“Saat ini dukungan untuk Prabowo-Gibran sudah mencapai 45 persen, dan kita ingin meningkatkannya menjadi 60 persen,” ucap Airlangga.

Baca Juga  Airlangga Janji Naikkan Dana Abadi Pesantren Jadi Rp50 Triliun

Selama kunjungan, Airlangga juga terlibat dalam senam gemoy bersama masyarakat Praya, sebagai bagian dari upaya untuk mensosialisasikan visi dan misi pasangan Prabowo-Gibran.

Golongan Karya (Golkar) muncul dari kolaborasi gagasan tiga tokoh, Soekarno, Soepomo, dan Ki Hadjar Dewantara. Ketiganya, mengajukan gagasan integralistik-kolektivitis sejak 1940. Saat itu, gagasan tiga tokoh ini mewujud dengan adanya Golongan Fungsional. Dari nama ini, kemudian diubah dalam bahasa Sansekerta sehingga menjadi Golongan Karya pada 1959. Hingga kini, Golongan Karya dikenal dalam dunia politik nasional sebagai Golkar.

Pada dekade 1950-an, pembentukan Golongan Karya semula diorientasikan sebagai perwakilan dari golongan-golongan di tegah masyarakat. Perwakilan ini diharapkan bisa merepresentasikan keterwakilan kolektif sebagai bentuk ‘demokrasi’ yang khas Indonesia. Wujud ‘demokrasi’ inilah yang kerap disuarakan Bung Karno, Prof Soepomo, maupun Ki Hadjar Dewantara.

Baca Juga  Prabowo Paparkan 10 Kebijakan Menuju Indonesia Emas di Public Lecture Golkar Institute

Pada awal berdiri, Golkar bukan mewujud sebuah partai, melainkan perwakilan golongan melalui Golongan Karya. Ide awal Golkar yaitu sebagai sistem perwakilan (alternatif) dan dasar perwakilan lembaga-lembaga representatif. Tahun 1957 adalah masa awal berdirinya organisasi Golkar. Pada waktu itu sistem multipartai mulai berkembang di Indonesia. Golkar sebagai sebuah alternatif merupakan organisasi yang terdiri dari golongan-golongan fungsional.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News

Editor: Lala Lala

banner 325x300