HeadlineNasional

Airlangga Hartarto: Pemilu Digelar untuk Ciptakan Stabilitas Politik

284
×

Airlangga Hartarto: Pemilu Digelar untuk Ciptakan Stabilitas Politik

Share this article
airlanggahartarto
airlangga-hartarto-1

G24NEWS.TV, JAKARTA — Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan tujuan Pemilu bukan untuk kemenangan satu dan dua partai, melainkan membangun stabilitas  politik baru. Pernyataan itu disampaikan Airlangga saat menghadiri peluncuran acara ‘Catatan Demokrasi’ yang disiarkan oleh TVOne.

Partai Golkar, menurut Airlangga juga menggunakan pendekatan membangun koalisi. “Semakin banyak koalisi, semakin baik. Karena kita sebagai partai besar itu tidak mungkin mengatur negara sendirian,” kata Airlangga.

BACA JUGADi APEC 2022, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto Ajukan 3 Langkah Atasi Krisis Ekonomi Global

Dengan demikian, Airlangga mengatakan bahwa kebersamaan merupakan hal yang penting dalam mengatur sebuah negara. Lebih lanjut Airlangga memberi contoh dengan Forum G20, ASEAN, APEC yang berhasil terselenggara dengan baik karena adanya kebersamaan.

Baca Juga  Fokus Menangkan Pemilu, Airlangga Hartarto: Wacana Munaslub Dari Luar Sistem Golkar

“Yang menjadikan kita bisa menghasilkan sebuah deklarasi itu adalah nilai-nilai Indonesia yaitu nilai-nilai konsensus dan nilai-nilai ke-Bhinekaan,” terang Airlangga.

“Kalau kita bisa menyatukan dunia yang sedang perang, maka kita bisa menyatukan kita di negara sendiri,” imbuhnya.

Secara spesifik, Airlangga menyebut bahwa Indonesia saat ini menjadi negara yang sangat diperhitungkan. Di mana hal yang mempersatukan negara adalah kebersamaan.

Baca Juga  Abaikan Isu Munaslub, Fungsionaris Golkar Fokus Menangkan Pemilu

“Kebersamaan ini yang saya harapkan tidak dipecah-pecah di negara kita sendiri,” harapnya.

BACA JUGAAirlangga Hartarto Layak jadi “Bapak Ekonomi Kerakyatan”, Ini Tanggapan Golkar

Karenanya, Airlangga Hartarto kembali menegaskan bahwa tujuan Pemilu diadakan adalah untuk membangun kestabilan politik yang kemudian dapat menangani berbagai macam ancaman.

“Kita tahun depan ancamannya krisis ekonomi, kita tahun depan pandemi belum selesai,” jelasnya.

“Jadi ini adalah kesempatan kita untuk melanjutkan kepemimpinan dan program bapak Presiden,” ujar dia.

banner 325x300