Ekonomi

Airlangga Hartarto Kembali Ingatkan Bonus Demografi Peluang Capai Visi Indonesia Emas 2045

184
×

Airlangga Hartarto Kembali Ingatkan Bonus Demografi Peluang Capai Visi Indonesia Emas 2045

Share this article
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keynote speech dalam acara Penn-Wharton Alumni Club University of Pennsylvania Gathering, Selasa (27/6/2023). Foto: Kemenko Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keynote speech dalam acara Penn-Wharton Alumni Club University of Pennsylvania Gathering, Selasa (27/6/2023). Foto: Kemenko Perekonomian

G24NEWS.TV, JAKARTA – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan era bonus demografi yang dimiliki Indonesia menjadi peluang untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045.

Ketua DPP Partai Golkar ini mengemukakan perekonomian Indonesia, tetap mampu tumbuh positif sebesar 5,03% pada triwulan I 2023.

Padahal, jelasnya, negara-negara di dunia, termasuk Indonesia sedang menghadapi ketidakpastian global.

Hal ini sekaligus menandakan performa ekonomi Indonesia masih lebih baik dan menarik dibandingkan negara peers maupun negara dengan rating lebih tinggi.

Ini dapat menjadi modal mencapai Visi Indonesia Emas 2045.

Pertumbuhan tersebut terutama sekali didukung oleh surplus konsumsi rumah tangga, aktivitas ekspor barang dan jasa, serta investasi.

Pada tahun 2022, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita mampu tumbuh sebesar USD4,783 dan tingkat inflasi per Mei 2023 masih terjaga di angka 4%.

Baca Juga  Simak Nih, Cara Mendapatkan Sertifikat Pelatihan pada Dashboard Kartu Prakerja

Sementara itu, rasio utang luar negeri terhadap PDB juga masih tetap stabil di kisaran 30,1% pada triwulan I 2023.

Indonesia memiliki target untuk menjadi negara dengan pendapatan tinggi pada tahun 2045. Jadi sekitar 20 tahun dari sekarang.

Pendapatan per Kapita

Dia mengatakan ini adalah visi Indonesia akan memiliki pendapatan per kapita sekitar USD30,000 pada tahun 2045.

Indonesia juga memiliki indeks lain termasuk rasio gini dan PDB.

Serta target Indonesia menjadi negara terbesar kelima di dunia tahun 2045.

“Kita juga memiliki target ekonomi hijau, yakni penurunan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 93,5% di tahun 2045 dan net zero emission di tahun 2060,” jelas Menko Perekonomian Airlangga saat memberikan keynote speech dalam acara Penn-Wharton Alumni Club University of Pennsylvania Gathering, Selasa (27/6/2023).

Baca Juga  Airlangga Tekankan Pemerintah Pertahankan Daya Saing Industri

Lebih jauh, dia mengatakan Presiden Joko Widodo juga telah memberikan 5 arahan untuk mencapai visi tersebut.

Yaitu, Pembangunan SDM, Pembangunan Infrastruktur, Penyederhanaan Regulasi, Penyederhanaan Birokrasi, dan Transformasi Ekonomi.

“Bonus demografi kita hanya 13 tahun dari sekarang,” jelasnya.

Jadi ini kesempatan emas kalau kita bisa membuat rakyat kita produktif yang mana kuncinya adalah pendidikan dan kesehatan serta tentu saja kesempatan kerja”.

Salah satu program Pemerintah untuk meningkatkan kapasitas SDM dan produktivitas daya saing angkatan kerja.

Serta mengembangkan kewirausahaan, yakni Program Kartu Prakerja.

Program ini dibuka pada masa pandemi tahun 2020 hingga tahun 2022.

Telah diberikan kepada 16,8 juta penerima yang bersifat inklusif serta tersebar di 514 kabupaten/kota.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300