Politik

Airlangga Hartarto Buka Kongres Serikat Buruh Seluruh Indonesia

178
×

Airlangga Hartarto Buka Kongres Serikat Buruh Seluruh Indonesia

Share this article
Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutannya sebelum membuka acara Kongres IX Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Jakarta, Sabtu (8/7/2023). Foto: Kemenko Perekonomian
Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutannya sebelum membuka acara Kongres IX Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Jakarta, Sabtu (8/7/2023). Foto: Kemenko Perekonomian

G24NEWS.TV, JAKARTAMenko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kondisi endemi pasca pandemi Covid-19 telah mempercepat perkembangan dan implementasi digitalisasi di segala bidang, termasuk di sektor ketenagakerjaan.

Banyak kegiatan industri yang sudah ter-otomatisasi berdampak pada turunnya permintaan pada pasar tenaga kerja.

Indonesia saat ini juga dihadapkan pada tantangan bonus demografi di mana pada tahun 2030 diperkirakan jumlah penduduk usia kerja akan mencapai 201 juta orang atau setara 68,1% dari jumlah penduduk.

Berbagai tantangan tersebut menunjukan bahwa penyediaan lapangan kerja menjadi hal penting yang harus disiapkan.

Sehingga partisipasi angkatan kerja dapat terus meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk usia produktif.

“Nah bonus demografi ini hanya 1 kali di dalam sejarah peradaban suatu bangsa,” ujar Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, dalam sambutannya sebelum membuka acara Kongres IX Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Jakarta, Sabtu (8/7/2023).

Bonus demografi ini, jelasnya, akan menentukan apakah Indonesia mampu lepas dari jebakan negara menengah.

Baca Juga  Nusron Wahid: 500.000 Orang Telah Daftarkan Diri Ikut Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK Sabtu 10 Februari

Nah ini menjadi tantangan buat kita, makanya kita harus meningkatkan produktivitas dan kita harus melakukan continue learning atau belajar terus menerus,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menko Airlangga juga menyampaikan kondisi terkini perekonomian Indonesia dan mengatakan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi dan optimisme para pekerja ataupun buruh.

PMI Indonesia Tertinggi di ASEAN

Purchasing Managers’ Index atau PMI Indonesia mencapai 52,5% yang menjadi indikator positif bagi perekonomian.

PMI Indonesia, jelasnya, bahkan tertinggi di kawasan ASEAN.

Sehingga perekonomian dalam Covid mampu tumbuh di 5% dan inflasi dijaga di level 3,52%.

Pertumbuhan 5% adalah pertumbuhan kedua tertinggi diantara negara G20.

“Dan pertumbuhan ini sekali lagi adalah kontribusi dari kita semua, dari para pengusaha dan juga dari para pekerja ataupun para buruh,” tutur Menko Airlangga.

Tantangan ketenagakerjaan lainnya yang dihadapi Indonesia yakni rendahnya produktivitas tenaga kerja.

Terkait itu, Pemerintah berupaya menumbuhkan produktivitas tenaga kerja dengan meningkatkan kualitas para pekerja.

Baca Juga  Golkar DKI Jakarta Siap Bekerja Total Menangkan Prabowo

Salah satunya melalui program Kartu Prakerja yang seluruhnya dilaksanakan secara digital.

Selain itu, terkait dengan transisi energi dari energi berbasis fosil ke renewable energy akan banyak memiliki peluang pekerjaan.

Antara lain pengembangan industri berbasis solar, pengembangan geothermal, pengembangan hydro energy.

Serta industri hijau (green energy). Hal ini menjadi penting karena sektor green energy sangat berkaitan dengan para buruh.

Lebih lanjut, Menko Airlangga mengapresiasi KSBSI atas suksesnya perhelatan G20 yang lalu dimana KSBSI berperan aktif dalam Labour20.

Serikat buruh merupakan mitra strategis bagi Pemerintah dalam mendorong tumbuhnya ekonomi yang inklusif.

Dia mengatakan salah satu kebijakan lain yang dibuat Pemerintah yakni Proyek Strategis Nasional.

“Dan Proyek Strategis Nasional ini mempekerjakan banyak tenaga kerja”.

“Nah ini yang terus kita dorong bahwa inti dari hampir seluruh program kerja Pemerintah adalah untuk mendorong penciptaan lapangan kerja,” pungkas Menko Airlangga.

Penulis: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300