EkonomiHeadline

Airlangga Hartarto Ajak Para Insinyur Ikut Kembangkan Ibu Kota Nusantara atau IKN

294
×

Airlangga Hartarto Ajak Para Insinyur Ikut Kembangkan Ibu Kota Nusantara atau IKN

Share this article
Airlangga Hartarto Ibu Kota Nusantara Insinyur batik cokelat
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para insinyur ikut dalam proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara. (Foto ekon)

G24NEWS.TV, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para insinyur berperan pada proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mewujudkannya sebagai katalis peradaban Indonesia. 

Menurut Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini para insinyur diharapkan mengembangkan inovasi dan teknologi dalam membangun IKN sebagai “Kota Dunia untuk Semua” dan simbol negara maju. 

Selain itu para insinyur ini diharapkan bisa  mendukung transformasi percepatan energi terbarukan sebagai pengganti fosil dan melakukan transisi energi menuju sistem ketenagalistrikan. 

“Pemindahan IKN ke Kalimantan ditetapkan melalui UU No 3/2022, ini jadi  kepastian hukum bagi proyek ini dan sekaligus komitmen pemerataan ekonomi agar tidak lagi jawa sentris,” ujar Airlangga dalam siaran pers. 

Menurut Airlangga pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke luar Pulau Jawa untuk mengubah struktur perekonomian yang masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Pemerintah ingin membangun ekonomi yang inklusif terutama di kawasan timur Indonesia. 

Baca Juga  Gubernur Riau Apresiasi Kebijakan Dana Bagi Hasil Sawit 2023

Selain itu juga mempertimbangkan pertumbuhan penduduk dan daya dukung Pulau Jawa terutama di wilayah Jakarta yang semakin menurun.

Menurut Airlangga pembangunan IKN mengusung konsep future smart forest city berbasis inovasi dan teknologi. Konsep ini sejalan dengan arah pembangunan wilayah Pulau Kalimantan yang mendorong diversifikasi ekonomi namun tetap mempertahankan fungsi Kalimantan sebagai paru-paru dunia.

Pembangunan IKN juga merupakan program padat karya yang akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Diperkirakan pada 2023 akan menyerap sekitar 100.000-200.000 tenaga kerja dan akan berdampak positif pada perekonomian Indonesia.

Baca Juga  Ahmad Doli Kurnia Gali Informasi untuk Bahas Revisi UU IKN

Menurut Airlangga pemerintah memberikan kesempatan kepada pihak swasta, badan usaha, serta masyarakat untuk turut berperan membangun infrastruktur IKN dengan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Dunia industri juga diharapkan mendorong peningkatan kualitas SDM melalui Pendidikan Vokasi agar tercipta SDM yang kompeten sesuai kebutuhan industri,” ujar dia.  

Menurut Airlangga pemerintah menyediakan Insentif Super Tax Deduction berupa pengurangan penghasilan bruto paling tinggi sebesar 200% dari total biaya yang dikeluarkan untuk pengembangan vokasi. 

“Ke depan, pembangunan IKN ini tidak hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga multiplier effect seperti penguatan konektivitas antarmoda, pengembangan koridor pangan dan pertanian dan juga pengarusutamaan penanggulangan bencana serta adaptasi perubahan iklim,” imbuh Airlangga.

banner 325x300