Internasional

Ace Hasan Syadzily: Bus Shalawat Pengantar Jemaah Haji Belum Ramah Lansia

337
×

Ace Hasan Syadzily: Bus Shalawat Pengantar Jemaah Haji Belum Ramah Lansia

Share this article
Bus Shalawat Jemaah Haji Indonesia. Foto: Kementerian Agama
Bus Shalawat Jemaah Haji Indonesia. Foto: Kementerian Agama

G24NEWS.TV, JAKARTA — Tb. Ace Hasan Syadzily menuturkan fasilitas Bus Shalawat yang disediakan untuk jemaah haji Indonesia belum ramah lansia. 

Bus shalawat ini beroperasi secara gratis dan 24 jam, 450 Bus Shalawat mendukung kelancaran mobilitas jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram.

Menurut Ace Hasan Syadzily yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat ini, transportasi Bus Shalawat belum ramah bagi jemaah haji lansia mengingat 30% dari kuota jamaah haji 2023 asal Indonesia masuk dalam kategori lanjut usia.

“Kami menemukan bahwa transportasi bus ini (Bus Shalawat) masih belum ramah lansia,” tulis Ace dalam unggahan instagramnya @ace.hasan.syadzily, Minggu (25/6).

Dalam unggahan instagramnya, Ace Hasan Syadzily terlihat memasuki Bus Shalawat dan mempertanyakan bagaimana cara jamaah haji yang menggunakan kursi roda masuk ke dalam bus tersebut.

“Tema besar kita lansia, nah kalau misalnya publik transport bukan khusus buat lansia berarti memang tidak ramah lansia,” tegasnya.

Baca Juga  Setelah Inggris, Krisis Sistem Kesehatan Juga Menyerang Prancis, Apa Penyebabnya?

Ace Hasan Syadzily menyayangkan belum optimalnya fasilitas jamaah haji yang ramah lansia, salah satunya mengenai ketersediaan fasilitas kursi roda.

Sebagai Tim Pengawas Haji, Ace Hasan Syadzily ingin memastikan pelayanan yang diberikan kepada jemaah haji berjalan lancar.

“Evaluasi kami ke depan agar lebih dioptimalkan penggunaan berbagai fasilitas jamaah haji yang ramah lansia,” tutupnya.

Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam

Sebelumnya Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan layanan bus shalawat yang akan mengantar jemaah dari hotel di Makkah menuju Masjidil Haram, pergi pulang.

“Ada lima rute bus shalawat di Makkah sesuai wilayah hotel jemaah dengan tiga terminal, yaitu: Syib Amir, Bab Ali, dan Jiad,” ujar  Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Kepulangan, PPIH Daker Mekkah Edayanti Dasril, dalam keterangan pers.

Rute pertama, Mahbas Jin – Bab Ali. Rute ini merupakan rute bersama. Setiap negara yang jemaahnya melalui rute ini harus menyiapkan bus.

Bus yang melalui jalur ini, bisa digunakan seluruh jemaah haji dari berbagai negara. Kedua, rute Syisyah – Syib Amir. Ketiga, rute Raudhah – Syieb Amir. Keempat, rute Jarwal – Syieb Amir. Kelima, rute Misfalah – Jiad,” sambung Edayanti.

Baca Juga  Korban Jiwa Akibat Gempa Turki Capai 2.379 Orang, Sejumlah Negara Kirim Bantuan  

Dikatakan Edayanti, untuk memudahkan jemaah mengenali, setiap bus dipasang stiker dengan desain dan warna yang berbeda-beda. Stiker itu berisi informasi rute, nomor rute, dan warna rute.

“Format stiker ini dibuat untuk memudahkan jemaah. Jika ada jemaah yang tidak bisa membaca tulisan rute, bisa mengingat nomor atau warna,” ujarnya.

“Tahun ini, bus-bus shawalat yang melayani Jemaah di Mekkah berwarnan hijau dan kuning. Jadi, para Jemaah harus mengenali bus shawalatnya dengan baik,” tambahnya.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), ujar Edayanti, hingga tanggal 04 Juni 2023, pukul 24.00 WIB, jemaah dan petugas yang sudah tiba di Kota Madinah berjumlah 66.273 orang atau 173 kelompok terbang.

“Hari ini, jemaah yang diberangkatkan dari Madinah ke Makkah untuk umrah sebanyak 6.214 jemaah/16 kloter,” kata Edayanti.

banner 325x300