HeadlineNasional

Aburizal Bakrie: Partai Golkar Tak Perlu Buru-buru Tentukan Capres-Cawapres

401
×

Aburizal Bakrie: Partai Golkar Tak Perlu Buru-buru Tentukan Capres-Cawapres

Share this article
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, di Jakarta, belum lama ini. Foto: Dok
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, di Jakarta, belum lama ini. Foto: Dok

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical, meminta partai tidak terburu-buru menentukan Capres dan Cawapres yang akan diusung dalam Pilpres 2024 mendatang. 

Golkar tidak perlu terpengaruh partai-partai politik lain sudah mulai mengambil sikap dalam menghadapi Pilpres 2024 mendatang. 

Menurut Aburizal Bakrie, masih ada waktu enam bulan untuk memikirkan secara matang, ditambah situasi politik yang bersifat dinamis, sehingga bisa berubah setiap saat.

“Belum ada yang pasti dalam Pemilu. Kita tahu pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden baru sah setelah ditandatangani dan memakai kop surat KPU itu tanggal 25 November 2023, masih enam bulan lagi. Jadi kalau kita buru buru, tentu kecepetan,” ujar Aburizal Bakrie.

Baca Juga  Pengamat: Dukungan Ulama Sangat Efektif Bagi Prabowo-Gibran

Aburizal beranggapan bahwa saat ini partainya masih melihat perkembangan politik yang bersifat dinamis.

Sebagai partai politik yang sudah berusia 58 tahun, tentu Partai Golkar memiliki pengalaman yang matang dalam kontestasi politik dalam negeri ini.

Sehingga wajar bila Partai Golkar tak grusa-grusu dalam memilih Capres-Cawapres.

“Saya kira semuanya akan melihat nanti bagaimana perkembangannya. Saya cuma mengatakan bahwa tidak harus buru-buru, ngapain buru-buru?” katanya.

Aburizal Bakrie, yang juga akrab dipanggil Bakrie, Ical, atau ARB (lahir 15 November 1946), adalah pengusaha Indonesia yang pernah menjabat Ketua Umum Partai Golkar sejak 9 Oktober 2009.

Dia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu.

Sebelumnya dia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.

Baca Juga  Hasil Survei CNN: Airlangga Bisa Menangkan Pilpres Jika Bentuk Poros Baru

Aburizal Bakrie adalah anak sulung dari keluarga pengusaha Achmad Bakrie yang berasal dari Lampung.

Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada tahun 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet.

Dia memimpin Kelompok Usaha Bakrie dari tahun 1992 hingga 2004.

Selama berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha.

Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, dia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) selama dua periode (1994-2004).

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300